Wednesday, May 29, 2013

kenapa masuk unikal


Hidup itu kebebasan tapi kebebasan itu juga harus memilih...
Pilihan  itu antara “IYA” ATAU “TIDAK”... dan saat aku keluar dari SMK aku harus memilih antara melanjutkan atau tidak.Sebenarnya keinginanku untuk kuliah sangat sedikit tapi berkat dorongan dari orang tua akhirnya aku juga.
Sebenarnya aku masuk universitas ini tidak begitu tertarik dengan prodi farmasi walaupu saya dulu pernah sekolah di farmasi karena menurut saya farmasi itu memaksa...
Awalnya saya tertarik di STIKES dengan keperawatan dan universitaslain di bidang  ilmu ekonomi.Keperawatan menurut saya merupakan tantangan hidup yang luar biasa karena saya harus menghadapi pain secara langsung dan apabila saya berhasil melakukan hal itu merupakan suatu kebanggaan yang luar biasa bagi saya,karena saya sendiri termasuk salah satu orang yang manja.Tapi orang tua saya tidak mendukung dan saya rasa saya juga kurang mamp kalau sendainya saya kuliah di keperawatan karena hal itu sangat sulit saya lakukan dan saya wujudkan...
Kalau ilmu ekonomi saya memamg sudah tertarik dari dulu saat saya sekolah SMP karena saya ingin membantu usaha orang tua saya dan saya juga pinya keinginan memiliki supermarket atau setidaknya sebuah usaha sendiri...Tapi kata teman,kalau saya masuk di ilmu ekonomi saya tidak punya bekal apa-apa  dan saya harus mengulang dari NOL  dan saya juga belum tentu paham dengan ilmu itu...
Saat itu merupakan saat yang sangat membingungkan...
Saya takut kalau saya tidak cepat mengambil keputusan maka saya tidak jadi kuliah,akhirnya keputusan terakhir saya di universitas pekalongan ini.
Awalnya saya ragu masuk kesini,tapi dengan niat dan nekat saya beranikan diri untuk daftar ke kampus ini.
Setelah saya daftar ke universitas ini awalnya saya sempat ragu lagi apakh ini hidup yang akan saya jalani...Saya masih sajaa berfikir dan bertanya tanya...Apakah saya bisa menggalkan kehidpan di tempat dulu saya bersekolah di SMK.dan apkh saya bisa beradatpatsi di sini..
Semapat berfikir saya tidak mengambil untuk hidup di universitas ini karen keraguan saya akan diri saya sendiri...
Tetapi saya juga ingin membahagiakan kedua orang tua saya karena mereka memnginginkan saya untuk melanjutkan studi lagi,walaupun mereka tidak menuntut saya harus kuliah di universitas ini semua itu kembali pda diri saya sendiri...
Uuuuuuuch.........................
Betapa bingungnya hidup yang akan aku jalani...
Ini menentukan masa depanku dan kebahaagiaanku...
Akhirnya dengan bacaan BISMILLAH saya memberanikan diri dan berniat untuk mengambil jalan hidup di UNIVERSITAS PEKALONGAN ini.
Awal masuk dradaptasi i universitas ini saya belum bisa beradaptasi dengan lingkungan disini...Saya juga sempat berfikir untuk transfer ke universitas lain di luar kota....
Tetapi saya befikir lagi untuk mengambil jalan itu karena apakah dengan jalan itu saya akan mudah beradaptasi di tempat tersebut atau malah saya lebih sulit untuk beradaptasi di tempat tersebut...
Saya berfikir lagi untuk mengambil jalan itu.... Dan akhirnya saya memilih jalan untuk tetap menuntut ilmu di UNIVERSITAS PEKALONGAN ini....
Sampai sekarnag saya tetap bertahan di sini dan saya harus menyelesaikannya disini pula dengan penuh semangat dan bangga...
Kampus ini sudah banyak memberikan ilmu keda saya melalui pra dosen dosen yang selalu memberikan ilmunya kepada saya....

proyeksi diri


Terlahir dari sebuah keluarga kecil yang sanagt sederhana...
Aku adalah anak pertama dari empat bersaudara yang kelahiranku sangat ditunggu tunggu dalam keluarga ku setelah kematian kakak ku...
Masa kecilku tak sebahagia masa ku sekarang... karena aku kecil haru hidup di gubug yng sangat kecil dengan berlantaikan tanah,dan derdindingkan kayu...dan kala hujan genteng terkadang bocor dan kala hujan deras gubug ku tergenang air hujan atau banjir...
Aku harus bertahan di dalam rumah dn hanya bisa melihat yeman teman sebayaku keluar rumah... aku hanya bisa melihat dari depan rumah saja karena rumahku kebanjiran dan aku tidak diperbolehkan bermain air oleh orang tua ku...
Tetapi  walaupun dengan keaadaan gubug yang seperti itu aku sangat bersyukur karena kedua orang tua ku masih banyak memberikan kasih sayang yang berlebih ke aku ....
Sampi umurku 5 tahun aku tetap tinggal di gubug itu,,,gubug yang penuh perhatian dan kasih sayang...
Aku sangat bahagia waktu itu karena kedua orang tua ku merawatku dengan penuh kasih dan sayang...walaupun engan keadaan yang sangat sedrhana.
Kehidupan itu bagaikan roda yang berutar,terkadang di bawah dan terkadang di atas...
Alhamdulillah dengan kerja keras ayahku aku dan keluarga ku bisa menikmati rumh yang benar benar rumah yang dulu aku idamkan...
Rumah yang berlantaikan kerami,berdindingkan bukan dari kayu dan dengan genting yang tidak bocor dan yang paling penting adalah rumahku tidak kebanjirn lagiiii................
Dulu akuberfikir tidak akan menikmati hidup selayak yang aku rasakan seperti sekarang ini karena menurutku itu hl yang sulit,tetapi pemikiran itu hilang tiba tiba seiring berjalannya wau yang aku rasakan sekarang...
Saat  aku bersekolah aku bercita cita ingin menjadi seorang guru yang mempinyai usaha di bidang  apapn itu yang penting saha ....
Tetapi saat aku masuk jenjang SMP keinginanku menjadi guru mulai sirna...
Aku ingin menjadi seorang pengusaha sukses yang bisa membahagiakan orang orang yang aku sayangiii..............
Tetapi aku harus bekerj kers untuk mencapai keinginanku itu...
Dan aku juga harus memulainya dari NOL samapi apa yang aku inginkan itu tercapai dan terwujud...
Entah kapan keinginanku itu bisa terwujud dan aku bis membahagiakan semua orang yang aku sayang dan menyayangiku....
Aku bersekolah di SD,MTS,SMK....
Dan sekarang aku kuiah di UNIVERSITAS PEKALONGAN dengan penuh pejuangan,...
Dulu aku sempat bakerja di sebuah apotek tapi itu aku lakukn hany sebulan setengah karena aku waktu,aku tidak bisa membagi waktiku untuk kuliah dan bekerja...
Aku bekerja untuk membantu orang tuaku untuk aku kuliah ...
Akhirnya keinginanku terwujud juga,dengan gaji hanya 300 ribu aku bisa nabung dan saat aku may bayar kulia aku mengambil uang tabunganku untuk bayar...
Aku bangga bisa melakukan itu walauoun hanya sekali dan aku sudah tau betapa payahnya memburu uang walapupun hanya 300 ribu aku harus menunggu sampai sebulan dan harus capek,ngantuk,dan yang pasti harus sangat sabar untuk menghadapi pasien yang datang ke apotek tempat aku bekerja...
Klo kata tegar “aku yang dulu bukanlah ku yang sekarang” itulah hal yang selama ini aku rasakan...
Dulu tak bnyk orang yang aku kenal untiuk aku jadikan teman tetapi aku yang sekarang banyak mengenal teman dari berbagai daerah bahkan aku punya teman dari lur pulau jawa ini yanh dulu dia pernah mengisis hatiku....(hehehe)
Aku berharap tidak kembali seperti dulu lagi...harapanku sekarang adalah menjadi seorang yang bisa dibaggakan oleh semua orang yang aku sayangi dan menyayangiku....
Karena dengan itu aku bisa membalas kasih dan sayang yang telh mereka berikan kepada aku dan mungkin hanya itulah yang bisa aku lakukan untuk mereka .....(amiin)